Minggu, 20 Mei 2018

MAKALAH
ANTROPOLOGI KESEHATAN DAN KEPERAWATAN

KATA PENGANTAR

    Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat taufik dan hidayah-nya, makalah ini dapat di selesaikan. Makalah ini dibuat dengan tujuan untuk memenuhi salah satu tugas kuliah dari dosen mata kuliah Antropologi kesehatan dengan judul “ANTROPOLOGI KESEHATAN DENGAN KEPERAWATAN”.
Di dalam penulisan makalah ini mempunyai  banyak kekurangan karena itu kritik serta saran dari para pembaca sangat di perlukan demi kemajuan pada pembuatan makalah berikutnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk para pembaca serta institusi kesehatan.




Sampit 18 Maret 2018



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
a. Apa peranan Antropologi dalam keperawatan ?
b. Apa saja penjelasan Antropologi menurut para ahli ?
c. Bagaimana pengaruh Antropologi kesehatan pada praktek keperawatan ?
d. Bagaimana pengaruh social budaya terhadap praktek keperawatan ?
e. Apa prospek social budaya dalam pelayanan kesehatan ?
1.3 Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
a. Peran Antropologi Dalam Keperawatan
b. Pengertian Antropologi Menurut Para Ahli
c. Pengaruh Antropologi Kesehatan Pada Praktek Keperawatan
d. Pengaruh Social Budaya Terhadap Praktek Keperawatan
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Antropologi adalah ilmu tentang manusia. Antropologi berasal dari kata Yunani yang berarti "manusia" atau "orang", dan logos yang berarti "wacana" (dalam pengertian "bernalar", "berakal") atau secara etimologis Antropologi berarti ilmu yang mempelajari manusia. Sedangkan Antropologi Kesehatan adalah disiplin yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosio-budaya dari tingkah laku manusia, terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya disepanjang sejarah kehidupan manusia, yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit pada manusia (Foster/Anderson, 1986;1-3).
Menurut Weaver, antropologi kesehatan adalah cabang dari antropologi terapan   yang menangani berbagai aspek dari kesehatan dan penyakit (Weaver, 1968;1). Menurut Hasan dan Prasad, Antropologi kesehatan adalah cabang dari ilmu mengenai manusia yang mempelajari aspek-aspek biologi dan kebudayaan manusia (termasuk sejarahnya) dari titik tolak pandangan untuk memahami kedokteran (medical), sejarah kedokteran (medico-historical), hukum kedokteran (medico-legal), aspek sosial kedokteran (medico-social) dan masalah-masalah kesehatan manusia (Hasan dan Prasad, 1959; 21-22).
Sedangkan menurut Fabrega, Antropologi kesehatan adalah studi yang menjelaskan berbagai faktor, mekanisme dan proses yang memainkan peranan didalam atau mempengaruhi cara-cara dimana individu-individu dan kelompok-kelompok terkena oleh atau berespons terhadap sakit dan penyakit dan mempelajari masalah-masalah sakit dan penyakit dengan penekanan terhadap pola-pola tingkahlaku. (Fabrga, 1972;167).

1.2 Rumusan Masalah
a. Apa peranan Antropologi dalam keperawatan ?
b. Apa saja penjelasan Antropologi menurut para ahli ?
c. Bagaimana pengaruh Antropologi kesehatan pada praktek keperawatan ?
d. Bagaimana pengaruh social budaya terhadap praktek keperawatan ?
e. Apa prospek social budaya dalam pelayanan kesehatan ?

1.3 Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Antropologi dan untuk mengetahui pengertian antropologi, untuk mengetahui pengertian ilmu antropologi kesehatan, untuk mengetahui apa saja peranan Antropologi pada keperawatan, untuk mengetahui pengaruh Antropologi pada praktek keperawatan dan social budaya, dan untuk mengetahui apa prospek social budaya dalam pelayanan kesehatan.


BAB II
PEMBAHASAN


A. Peranan Antropologi dalam keperawatan
Anthropology berarti “ilmu tentang manusia”, dan adalah suatu istilah yang sangat tua. Dahulu istilah itu dipergunakan dalam arti yang lain, yaitu “ilmu tentang ciri-ciri tubuh manusia” (malahan pernah juga dalam arti “ilmu anatomi”). Penyakit muncul tidak bersamaan dengan saat muncul nya manusia, tetapi sebagaimana diungkapkan oleh Sigerit (Landy 1977), penyakit adalah bagian dari kehidupan yang ada di bawah kondisi yang berubah-ubah. Peranan yang pasti dari penyakit dari evolusi manusia belum dipahami secara jelas, tetapi ahli paleopatologi yakin bahwa ada hubungan antara penyakit dan evolusi manusia.
Sebagaimana dikemukakan oleh Foster dan Anderson (1978) kesehatan berhubungan dengan perilaku. Perilaku sehat dapat dipandang sebagai suatu respon yang rasional terhadap hal-hal yang dirasakan akibat sakit. Dengan kata lain, ada suatu hubungan intim dan tidak dapat ditawar-tawar lagi antara penyakit, obat-obatan dan kebudayaan. Teori penyakit termasuk didalam nya etiologi, diagnosis, prognosis, perawatan, dan perbaikan atau pengobatan keseluruhannya adalah bagian dari kebudayaan.
Suatu studi tentang konfrontasi manusia dengan penyakit serta rasa sakit, dan rencana adaptif yaitu sistem pengobatan dan obat-obat yang dibuat oleh kelompok manusia berkaitan dengan ancaman yang datang disebut Antropologi kesehatan(Landy1977). Antropologi kesehatan adalah studi tentang pengaruh unsur-unsur budaya terhadap penghayatan masyarakat tentang penyakit dan kesehatan (SolitaSarwono, 1993). Definisi yang dibuat Solita ini masih sangat sempit karena Antropologi sendiri tidak terbatas hanya melihat penghayatan masyarakat dan pengaruh unsur budaya saja.
 Antropologi lebih luas lagi kajiannya dari itu seperti Koentjaraningrat mengatakan bahwa ilmu Antropologi mempelajari manusia dari aspek fisik, sosial, budaya (1984;76). Pengertian Antropologi kesehatan yang diajukan Foster/Anderson merupakan konsep yang tepat karena termasuk dalam pengertian ilmu antropologi seperti disampaikan Koentjaraningrat di atas. Menrut Foster/Anderson, antroplogi kesehatan mengkaji masalah-masalah kesehatan dan penyakit dari dua kutub yang berbeda yaitu biologi dan kutub sosial budaya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Antropologi kesehatan adalah disiplin ilmu yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosio-budaya dari tingkah laku manusia, terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya sepanjang sejarah kehidupan manusia, yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit pada manusia (Foster/Anderson, 1986; 1-3) .
Menurut Foster (1978) ada tiga tipe kajian Antropologi budaya yang menjadi akar Antropologi kesehatan, yaitu :
1) Kajian tentang obat “primitif”, tukang sihir dan majik
2) Kajian tentang kepribadian dan kesehatan diberbagai setting budaya
3) Keterlibatan ahli-ahli Antropologi dalam program-program kesehatan internasional dan perubahan komunitas yang terencana.
McElroy dan Townsend (1985) menambahkan dua kajian Antropologi lain, yaitu :
1) Antropologiekologi
2) Teorievolusioner.
Hal itu terlepas dari arti Antropologi sebagai “ilmu filsafat dan teologi tentang manusia. Menurut Foster dan Anderson (1978) ada empat hal utama yang dapat di sumbangkan oleh Antropologi terhadap ilmu kesehatan.
1) Perspektif Antropologi
a. Pendekatan Holistik
Memahami suatu gejala sebagai suatu system. Pendekatan ini dilandasi oleh pengalaman lapangan bahwa batas pranata-pranata budaya tidak jelas, bahwa suatu pranata  tidak dapat dipelajari sendiri-sendiri lepas  dari hubungan nya  dengan pranata lain dalam keseluruhan system, bahwa suatu pranata hanya dapat dipelajari dalam konteks pranata lain yang menopang atau ditopangnya.

b. Relavisme Budaya
Dalam konteks relativisme budaya, maka dalam merencanakan program perubahan akan bijaksana jika diawali dengan upaya  untuk mengetahui apa-apa yang telah ada yang relevan dengan program.



2) Perubahan
Proses dan persepsi/Perubahan Terencana Suatu perubahan terencana akan lebih berhasil manakala perencanaan program bertolak dari konsep budaya. Perencanaan program pembaharuan kesehatan dalam upaya mengubah perilaku kesehatan memfokuskan diri pada bangunan fisik, perilaku yang Nampak, juga aspek psiko-budaya.

3) Metodologi penelitian
Antropologi Dengan hidup ditengah-tengah masyarakat yang distudi untuk beberapa bulan bahkan  mendapatkan data yang palsu, dan memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat yang menjadi target.

4) Premis-premisantropologi  
Beberapa premis dari sebagian besar ahli Antropologi kesehatan yang perlu diketahui oleh ahli kesehatan antara lain:
a. Penyakit dalam beberapa bentuk merupakan fakta umum dari kehidupan manusia. Penyakit terjadi pada tiap tempat, waktu dan individu dalam masyarakat.
b. Seluruh kelompok manusia, telah mengembangkan metode dan aturan, sesuai dengan sumber daya dan strukturnya, untuk mengatasi atau merespon terhadap penyakit.
c. Seluruh kelompok manusia telah mengembangkan seperangkat kepercayaan, pengertian, dan nilai-nilai yang konsisten dengan matriks budaya nya untuk memahami tentang penyakit dan menentukan tindakan untuk mengatasinya.
Secara umum Antropologi kesehatan senantiasa memberikan sumbangan pada ilmu kesehatan lain sebagai berikut :
- Memberikan cara  untuk memandang masyarakat secara keseluruhan termasuk individunya. Dimana cara pandang yang tepat akan memberikan kontribusi yang tepat dalam meningkatkan kesejahteraan suatu masyarakat dengan bertumpu pada akar kepribadian masyarakat yang membangun.
Contoh pendekatan sistem, holistik, emik, relativisme, yang menjadi dasar pemikiran Antropologi dapat digunakan untuk menyelasaikan suatu masalah dan mengembangkan situasi masyarakat menjadi lebih baik Memberikan suatu model yang secara operaasional berguna untuk menguraikan proses sosial budaya bidang kesehatan Sumbangan terhadap metode penelitian dan hasil penelitian. Baik dalam merumuskan suatu pendekatan yang tepat maupun membantu analisis dan interpretasi hasil tentang suatu kondisi yang ada di masyarakat.


B. Pengertian Antropologi Menurut Para Ahli
a. David Hunter
Antropologi merupakan sebuah ilmu yang lahir dari rasa ingin tahu yang tak terbatas dari umat manusia.
b. Koentjaraningrat
Antropologi merupakan studi tentang umat manusia pada umumnya dengan mempelajari berbagai warna, bentuk fisik masyarakat dan budaya yang dihasilkan.
c. William A. Haviland-
Antropologi merupakan studi tentang umat manusia, berusaha untuk membuat generalisasi yang berguna tentang orang-orang dan perilaku mereka dan untuk mendapatkan pemahaman yang lengkap dari keragaman manusia.
d. Rifhi Siddiq
Antropologi merupakan sebuah ilmu yang mendalami semua aspek yang terdapat pada manusia yang terdiri atas berbagai macam konsepsi kebudayaan, ilmu pengetahuan, norma, seni, linguistik dan lambang, tradisi, teknologi, kelembagaan.


C. Pengaruh Antropologi Kesehatan Pada Praktek Keperawatan
Kegunaan dari antropologi keperawatan, yaitu Antropologi mempunyai pandangan tentang pentingnya pendekatan budaya. Budaya merupakan pedoman individual sebagai anggota masyarakat dan bagaimana cara memandang dunia, bagaimana mengungkapkan emosionalnya, dan bagaimana berhubungan dengan orang lain, kekuatan supernatural atau Tuhan serta lingkungan alamnya. Budaya itu sendiri diturunkan dari suatu generasi ke generasi selanjutnya dengan cara menggunakan simbol, bahasa, seni, dan ritual yang dilakukan dalam perwujudn kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, latar belakang budaya mempunyai pengaruh yang penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia (kepercayaan, perilaku, persepsi, emosi, bahasa, agama, ritual, struktur keluarga, diet, pakaian, sikap terhadap sakit, dll). Selanjutnya, hal-hal tersebut tentunya akan mempengaruhi status kesehatan masyarakat dan pola pelayanan kesehatan yang asa di masyarakat tersebut. Secara umum, antropologi keperawatan senantiasa memberikan sumbangan pada ilmu kesehatan lain sebagai berikut :
a. Memberikan suatu cara untuk memandang masyarakat secara keseluruhan termasuk individunya. Dimana cara pandang yang tepat akan mampu untuk memberikan kontribusi yang tepat dalam meningkatkan kesejahteraan suatu masyarakat dengan tetap bertumpu pada akar kepribadian masyarakat yang membangun. Contoh ; pendekatan sistem, holistik, emik, relativisme yang menjadi dasar pemikiran antropologi dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah dan mengembangkan situasi masyarakat menjadi lebih baik.
b. Memberikan suatu model yang secara operasional berguna untuk menguraikan proses sosial budaya bidang kesehatan. Memang tidak secara tepat meramalkan perilaku individu dan masyarakatnya, tetapi secara tepat bisa memberikan kemungkinan luasnya pilihan yang akan dilakukan bila masyarakat berada pada situasi yang baru.
c. Sumbangan terhadap metode penelitian dan hasil penelitian. Baik dalam merumuskan suatu pendekatan yang tepat maupun membantu analisis dan iterpretasi hasil tentang suatu kondisi yang ada di masyarakat. Ada beberapa ilmu yang memberikan sumbangan terhadap antropologi keperawatan, antara lain :
1. Antropologi fisik/ biologi/ ragawi, Contoh : nutrisi mempengaruhi pertumbuhan, bentuk tubuh, variasi penyakit. Selain itu juga mempelajari evolusi penyakit sebagai akibat faktor budaya, migrasi dan urbanisasi.
2.  Etnomedisin, awalnya mempelajari tentang pengobatan pada masyarakat primitif atau yang masih dianggap tradisional, meski dalam perkembangan lebih lanjut stereotipe ini harus dihindari karena pengobatan tradisional tidak selamanya terbelakang atau salah.
3. Kepribadian dan budaya, adalah observasi terhadap tingkah laku manusia di berbagai belahan dunia. Misalnya: perawatan schizophrenia di suatu daerah untuk mencari penyembuhan yang tepat dapat digunakan untuk mengevaluasi pola perawatan penyakit yang sama.
4. Kesehatan Masyarakat, dimana beberapa program kesehatan bekerjasama dengan antropologi untuk menjelaskan hubungan antara kepercayaan dan praktek kesehatan.


D. Pengaruh Social Budaya Terhadap Praktek Keperawatan
         Hubungan antara social budaya dan biologi yang merupakan dasar dari perkembangan   antropologi keperawatan, yaitu masalah kesehatan merupakan masalah kompleks yang merupakan resultante dari berbagai masalah lingkungan yang bersifat alamiah maupun masalah buatan manusia, social budaya, perilaku, populasi penduduk, g enetika, dan sebagainya. Derajat kesehatan masyarakat yang disebut sebagai psycho socio somatic health well being , merupakan resultante dari 4 faktor yaitu :
1.      Environment atau lingkungan
2.      Behaviour atau perilaku, Antara yang pertama dan kedua dihubungkan dengan ecological balance
3.     Heredity atau keturunan yang dipengaruhi oleh populasi, distribusi penduduk
4.     Health care service berupa program kesehatan yang bersifat preventif, promotif, kuratif
Dari empat faktor tersebut di atas, lingkungan dan perilaku merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya (dominan) terhadap tinggi rendahnya derajat kesehatan masyarakat. Tingkah laku sakit, peranan sakit dan peranan pasien sangat dipengaruhi oleh faktor -faktor seperti kelas social, perbedaan suku bangsa dan budaya. Maka ancaman kesehatan yang sama (yang ditentukan secara klinis), bergantung dari variable-variabel tersebut dapat menimbulkan reaksi yang berbeda di kalangan pasien. Misalnya dalam bidang biologi, antropologi keperawatan menggambarkan teknik dan penemuan ilmu-ilmu kedokteran dan variasinya, termasuk mikrobiologi, biokimia, genetik, parasitologi, patologi, nutrisi, dan epidemiologi. Hal ini memungkinkan untuk menghubungkan antara perubahan biologi yang didapatkan dengan menggunakan teknik tersebut terhadap faktor-faktor sosial dan budaya di masyarakat tertentu. Perkembangan antropologi keperawatan dari sisi sosiocultural pole, yaitu Antropologi keperawatan membantu mempelajari sosio-kultural dari semua masyarakat yang berhubungan dengan sakit dan sehat sebagai pusat dari budaya, diantaranya :
1. Penyakit yang berhubungan dengan kepercayaan (misfortunes)
2. Dibeberapa masyarakat misfortunes disebabkan oleh kekuatan supranatural maupun   supernatural atau penyihir
3.     Kelompok healers ditemukan dengan bentuk yang berbeda di setiap kelompok masyarakat
4.     Healers mempunyai peranan sebagai penyembuh
5.     Adapun perhatian terhadap suatu keberadaan sakit atau penyakit tidak secara individual, terutama illness dan sickness pada keluarga ataupun masyarakat.
   Jika diumpamakan sebagai kewajiban, maka tugas utama ahli antropologi keperawatan diantaranya: bagaimana individu di masyarakat mempunyai persepsi dan bereaksi terhadap ill dan bagaimana tipe pelayanan kesehatan yang akan dipilih, untuk mengetahui mengenai budaya dan keadaan sosial di lingkungantempat tinggalnya.


BAB III 
PENUTUP

3.1 Keseimpulan
Hubungan antropologi kesehatan dengan ekologi dalam praktek keperawatan. hubungan manusia dengan lingkungan, dengan tingkah lakunya, dengan penyakitnya, cara dimana penyakitnya dan tingkahlakunya mempengaruhi evolusi atau kebudayaan selalu melalui proses umpan balik. Pendekatan Ekologis Merupakan dasar bagi studi tentang masalah-masalah epidemiologi. cara-cara dimana tingkah laku individu dan kelompok menentukan derajat kesehatan dan timbulnya penyakit yang berbeda-beda dalam populasi yang berbeda-beda.

3.1 Saran
        Cara dan gaya hidup manusia, adat istiadat, kebudayaan, kepercayaan bahkan seluruh peradaban manusia dan lingkungannya berpengaruh terhadap penyakit. Secara fisiologis dan biologis tubuh manusia selalu berinteraksi dengan lingkungannya. Manusia mempunyai daya adaptasi terhadap lingkungan yang selalu berubah, yang sering membawa serta penyakit baru yang belum dikenal atau perkembangan/perubahan penyakit yang sudah ada. Kajian mengenai konsekuensi kesehatan perlu memperhatikan konteks budaya dan sosial masyarakat.


DAFTAR PUSTAKA

Koerjaningrat. 1990  antropologi sosial . Jakarta:PT.dia rakyat
Foster/Anderson. 1986. Antropologi Kesehatan, Jakarta,  Grafiti.
Cultural Diversity in Nursing, (1997), Transcultural Nursing ; Basic Concepts and Case Studies
“http://www.google.com/rnc.org/transculturalnursing”




Kamis, 17 Mei 2018

MAKALAH
Mengenai Obat Analgesik, Antikonvulsi, dan Anestesi

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala rahmat-Nya sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan, ilmu dan pengalaman bagi para pembaca, supaya untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.




Sampit, 20 Maret 2018



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
a. Apa itu obat analgesik ?
b. Apa itu obat antikonvulsi ?
c. Apa itu obat anestesi ?
1.2 Tujuan
1.3 Manfaat
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Obat Analgesik
2.2 Obat Antikonvulsi
2.3 Obat Anestesi
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang 
Analgetika merupakan suatu senyawa atau obat yang dipergunakan untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri yang diakibatkan oleh berbagai rangsangan pada tubuh misalnya rangsangan mekanis, kimiawi dan fisika sehingga menimbulkan kerusakan pada jaringan yang memicu pelepasan mediator nyeri seperti brodikinin dan prostaglandin yang akhirnya mengaktivasi reseptor nyeri di saraf perifer dan diteruskan ke otak yang secara umum dapat dibagi dalam dua golongan, yaitu analgetika non narkotik seperti asetosal, parasetamol dan analgetika narkotik seperti morfin.
Antikonvulsi digunakan terutama untuk mencegah dan mengobati bangkitan epilepsi (Epileptic seizure ). Golongan obat ini lebih tepat dinamakan antiepilepsi, sebab obat ini jarang digunakan untuk gejala konvulsi penyakit lain. Bromida, obat pertama yang digunakan untuk terapi epilepsi telah di tinggalkan karena ditemukanya berbagai antiepilepsi baru yang lebih efektif. Fenobarbital diketahui memiliki efek antikonvulsi 
Obat anestesi intravena adalah obat anestesi yang diberikan melalui jalur intravena, baik obat yang berkhasiat hipnotik atau analgetik maupun pelumpuh otot. Setelah berada didalam pembuluh darah vena, obat – obat ini akan diedarkan ke seluruh jaringan tubuh melalui sirkulasi umum, selanjutnya akan menuju target organ masing –masing dan akhirnya diekskresikan sesuai dengan farmakodinamiknya masing-masing.
1.2 Rumusan Masalah
a. Apa itu obat analgesik ?
b. Apa itu obat antikonvulsi ?
c. Apa itu obat anestesi ?



1.3 Tujuan 
1. Untuk mengetahui apa itu obat Analgetik, obat Antikonvulsi, obat Anastesi.
2. Untuk mengetahui mekanisme terjadinya kontraindikasi obat analgetic, antikonvulsi, anestesi.
3. Untuk mengetahui jenis jenis obat  analgetic, antikonvulsi, anestesi.
1.4 Manfaat
1.      Sebagai bahan untuk memberikan pengetahuan tentang obat Analgetic,obat Antikonvulsi,obat Anestesi
2.      Sebagai bahan untuk bagaimana kita menyikapi tentang kontraindikasi obat Analgetic, obat Antikonvulsi, obat Anestesi.
3.     Sebagai bahan untuk mengetahui dosis obat Analgetic, obat Antikonvulsi, obat Anestesi.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Analgesik
Analgesik adalah sejenis obat yang dibuat untuk menghilangkan rasa nyeri tanpa harus menghilangkan kesadaran seseorang. Analgesik memiliki sifat seperti narkotik, yaitu menekan sistem saraf pusat dan mengubah persepsi terhadap rasa sakit yang diderita. Analgesik sering kali digunakan bersamaan dengan beberapa jenis obat-obatan lainnya seperti parasetamol dan kodein.
Beberapa jenis obat-obatan yang termasuk golongan ini antara lain :
a. Aspirin
Digunakan untuk mengurangi rasa nyeri, demam, serta saat terjadinya suatu peradangan. Obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati serta mencegah apabila terjadi serangan jantung, stroke ataupun rasa nyeri pada dada.
Beberapa merk dagang untuk aspirin antara lain, Arthritis Pain, Ascriptin Enteric, Aspir 81, Aspir-Low, Bayer Aspirin.
Efek samping aspirin : Gatal-gatal, gangguan pernafasan, terjadi pembengkakan (pada wajah, lidah, bibir, dan tenggorokan), mengalami sakit perut seperti mulas, mengantuk, sakit kepala ringan.
b. Ibuprofen
Merupakan salah satu anti inflamasi yang bekerja untuk mengurangi hormon penyebab demam, peradangan dan nyeri pada tingkat ringan hingga sedang, seperti pada penderita sakit kepala, sakit gigi, sakit punggung, arthritis, kram saat menstruasi, atau pada saat mengalami cedera ringan.
Dosis penggunaan obat ini adalah 200 hingga 400 mg setiap 4 hingga 6 jam.
Kontra indikasi :
- Sebaiknya obat ini tidak digunakan sebelum maupun setelah menjalani operasi bypass jantung, karena obat ini dapat mengancam jantung seperti terjadinya serangan jantung atau stroke.
- Bagi wanita hamil dan menyusui, penggunaan ibuprofen selama 3 bulan dapat membahayakan janin.
Efek samping : Efek samping yang bisa ditimbulkan obat ini antara lain timbulnya ruam,telinga berdenging, sakit kepala, pusing, mengantuk, sakit perut, mual, diare, sembelit, dan mulas.
c. Celebrex (celexocib)
Digunakan untuk mengurangi hormon penyebab radang dan nyeri pada tubuh, seperti arthritis, ankylosing spondylitis, nyeri haid, serta polip pada usus.
Dosis pemakaian : 100 hingga 400 mg perhari.
Kontra indikasi :
- Sebaiknya obat ini tidak digunakan sebelum maupun setelah menjalani operasi jantung, karena obat ini dapat menimbulkan serangan jantung atau stroke.
- Begitu juga bagi wanita hamil, maupun menyusui, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum penggunaanya, karena dapat membahayakan kondisi janin.
Efek samping : Seperti timbulnya gatal-gatal, gangguan pernafasan, terjadi pembengkakan (wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan), gangguan pada perut ( seperti diare, kembung, sering buang gas), pusing, gugup, hidung meler atau tersumbat, sakit tenggorokan, dan timbulnya ruam pada kulit.
2.3 Antikonvulsi
Antikonvulsi adalah obat untuk meringankan atau meredakan kejang/epelepsi di sel saraf pada otak dan mencgah mengobati bangkitan epilepsi yaitu semacam obat untuk meredakan penyakit tersebut.
Contoh obat golongan antikonvulsi/antiepilepsi :
1.) Golongan hydantoin terdapat 3 senyawa yaitu fenitoin,mafentoin,dan etotoin,dari ketiga jenis itu yang tersering digunakan adalah fenition dan digunakan untuk semua jenis bangkitan,kecuali bangkitan lena.
2.) Golongan barbiturat jenis obat golongan ini antara lain fenobartiibal dan primidone,kedua obat ini dapat menekan letupan di focus epilepsy.
3.) Golongan oksazolidinmetadion salah satu jenis obatnya adalah trimetadion yang mempunyai efek memperkuat depresi pascatransmisi,sehingga transmisi implus berurutan dihambat.
2.3 Anestesi
Obat anestesi intravena adalah obat anestesi yang diberikan melalui jalur intravena, baik obat yang berkhasiat hipnotik atau analgetik maupun pelumpuh otot. Setelah berada didalam pembuluh darah vena, obat – obat ini akan diedarkan ke seluruh jaringan tubuh melalui sirkulasi umum, selanjutnya akan menuju target organ masing –masing dan akhirnya diekskresikan sesuai dengan farmakodinamiknya masing-masing.
Beberapa Jenis Obat Anesthesi :
Dalam perkembangan selanjutnya terdapat beberapa jenis obat – obat anestesi dan yang digunakan di indonesia hanya beberapa jenis obat saja seperti, Tiopenton, Diazepam , Degidrobenzperidol, Fentanil, Ketamin dan Propofol.
1.) Propofol ( 2,6 – diisopropylphenol )
Merupakan derivat fenol yang banyak digunakan sebagai anastesia intravena dan lebih dikenal dengan nama dagang Diprivan. Profofol mendukung perkembangan bakteri, sehingga harus berada dalam lingkungan yang steril dan hindari profofol dalam kondisi sudah terbuka lebih dari 6 jam untuk mencegah kontaminasi dari bakteri.
Dosis dan penggunaan :
- Induksi : 2,0 sampai 2.5 mg/kg IV.
- Sedasi : 25 to 75 µg/kg/min dengan I.V infuse
- Dosis pemeliharaan pada anastesi umum : 100 – 150 µg/kg/min IV (titrate to effect).
- Turunkan dosis pada orang tua atau gangguan hemodinamik atau apabila digabung penggunaanya dengan obat anastesi yang lain.
- Dapat dilarutkan dengan Dextrosa 5 % untuk mendapatkan konsentrasi yang    minimal 0,2%.
Efek Samping : Dapat menyebabkan nyeri selama pemberian pada 50% sampai 75%. Nyeri ini bisa muncul akibat iritasi pembuluh darah vena, nyeri pada pemberian propofol dapat dihilangkan dengan menggunakan lidocain (0,5 mg/kg) dan jika mungkin dapat diberikan 1 sampai 2 menit dengan pemasangan torniquet pada bagian proksimal tempat suntikan, berikan secara I.V melaui vena yang besar. Gejala mual dan muntah juga sering sekali ditemui pada pasien setelah operasi menggunakan propofol.
2.) Tiopenton
Tiopental sekarang lebih dikenal dengan nama sodium Penthotal, Thiopenal, Thiopenton Sodium atau Trapanal yang merupakan obat anestesi umum barbiturat short acting, tiopentol dapat mencapai otak dengan cepat dan memiliki onset yang cepat (30-45 detik).
Dosis : Dosis yang biasanya diberikan berkisar antara 3-5 mg/kg. Untuk menghindarkan efek negatif dari tiopental tadi sering diberikan dosis kecil dulu 50-75 mg sambil menunggu reaksi pasien.
Efek samping : Efek samping yang dapat ditimbulkan seperti alergi, sehingga jangan memberikan obat ini kepada pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap barbiturat, sebab hal ini dapat menyebabkan terjadinya reaksi anafilaksis yang jarang terjadi.
3.) Ketamin
Ketamine (Ketalar or Ketaject) merupakan arylcyclohexylamine yang memiliki struktur mirip dengan phencyclidine. Ketamin pertama kali disintesis tahun 1962, dimana awalnya obat ini disintesis untuk menggantikan obat anestetik yang lama (phencyclidine) yang lebih sering menyebabkan halusinasi dan kejang. Obat ini pertama kali diberikan pada tentara amerika selama perang Vietnam.
- Efek pada susunan saraf pusat
- Efek pada mata
- Efek pada sistem kardiovaskular.
- Efek pada sistem respirasi

 Dosis dan pemberian :
Ketamin merupakan obat yang dapat diberikan secara intramuskular apabila akses pembuluh darah sulit didapat contohnya pada anak – anak. Ketamin bersifat larut air sehingga dapat diberikan secara I.V atau I.M. dosis induksi adalah 1 – 2 mg/KgBB secara I.V atau 5 – 10 mg/Kgbb I.M , untuk dosis sedatif lebih rendah yaitu 0,2 mg/KgBB dan harus dititrasi untuk mendapatkan efek yang diinginkan.
Efek samping : Dapat menyebabkan efek samping berupa peningkatan sekresi air liur pada mulut,selain itu dapat menimbulkan agitasi dan perasaan lelah , halusinasi dan mimpi buruk juga terjadi pasca operasi, pada otot dapat menimbulkan efek mioklonus pada otot rangka selain itu ketamin juga dapat meningkatkan tekanan intracranial. Pada mata dapat menyebabkan terjadinya nistagmus dan diplopia.
Kontra indikasi :
Mengingat efek farmakodinamiknya yang relative kompleks seperti yang telah disebutkan diatas, maka penggunaannya terbatas pada pasien normal saja. Pada pasien yang menderita penyakit sistemik penggunaanya harus dipertimbangkan seperti tekanan intrakranial yang meningkat, misalnya pada trauma kepala, tumor otak dan operasi intrakranial, tekanan intraokuler meningkat, misalnya pada penyakit glaukoma dan pada operasi intraokuler. Pasien yang menderita penyakit sistemik yang sensitif terhadap obat – obat simpatomimetik, seperti ; hipertensi tirotoksikosis, Diabetes militus , PJK dll.


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Bermacam-macam penyakit memerlukan obat yang berbeda-beda, begitu pula dengan obatnya selain mempunyai fungsi masing-masing obat juga mempunyai efek sampingnya masing-masing dan sebagai perawat kita semua harus bisa memahami tentang obat.
3.2 Saran
Sebaiknya gunakanlah obat sesuai anjuran dokter dan pergunakanlah obat tersebut sesuai dengan penyakit yang di derita, jangan menggunakan obat kurang atau melebihi batasnya.


DAFTAR PUSTAKA

Farmakologi dan terapi.2007.Jakarta: balai penerbit FKUI
Marmi,Suryaningsih dkk,2011.Asuhan kebidanan Patologi.yogyakarta:pustaka Pelajar
Varney Helen,2006. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Vol 1.Jakarta:EGC
http://www.informasiobat.com/sianokobalamin
http://www.informasiobat.com/asam%20folat)
http://rizkayatinde.blogspot.co.id/

Rabu, 16 Mei 2018

11 Manfaat Mandi Sebelum Subuh Untuk Kesehatan
Hayo siapa yang jarang mandi? Mandi adalah aktvitas membersihkan badan dengan air dan sabun untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada tubuh. Biasanya mandi dilakukan sebanyak dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari atau pada saat sebelum dan sesudah beraktivitas.
Namun pernahkah Anda mencoba untuk mandi pada saat sebelum subuh? Waaah membayangkan air ketika subuh saja sudah dingin rasanya yaa. Brrr.. eits, jangan salah! Mandi sebelum subuh ini memiliki banyak manfaat yang berguna bagi tubuh. Bahkan kegiatan mandi sebelum subuh ini sudah dilakukan oleh para nabi dan rasul, lho! Wah jadi penasaran ya! Artikel berikut ini akan mambahas mengenai manfaat mandi pagi sebelum subuh. Yuk, kita simak sama-sama manfaatnya.
1. Membuat awet muda
Mandi sebelum subuh yang dilakukan secara rutin tidak hanya menyegarkan tubuh tapi juga akan membuat kulit lebih halus cerah dan sehat. Bahkan, mandi sebelum subuh juga dipercaya dapat membantu menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata. Hal ini karena air dingin yang kita gunakan untuk mandi sebelum subuh menawarkan sifat segar dan sejuk yang dapat membantu meningkatkan kelembaban dan kekenyalan kulit. Selain itu, mandi pagi sebelum subuh juga dapat membuat kuku lebih sehat dan tidak mudah retak.
2. Membantu mencegah hipertensi
Hipertensi adalah penyakit tekan darah tinggi. Bagi Anda yang khawatir akan resiko terkena penyakit hiperensi barangkali Anda dapat mencoba membiasakan diri untuk mandi pagi sebelum subuh untuk mengurangi resiko terkena penyakit tersebut. Menurut seorang ahli hypnotherapy dari American Board of Hypnotherapy, Frederic Premji, mandi air dingin terutama di pagi hari dapat membantu mengurangi resiko hipertensi. Selain itu, mandi air dingin dipagi hari juga dapat mengurangi resiko varises dan pengerasn pembuluh darah. Hal ini akan membuat aliran darah menjadi lancar sehingga organ-organ dalam tubuh mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan.
3. Meningkatkan mood
Mungkin kita merasa malas untuk menyentuh dinginnya air di pagi hari untuk keperluan mandi. Padahal, mandi di pagi hari sebelum subuh dapat membantu meningkatkan mood ita setelah tidur nyenya di malam hari. Orang yang rutin mandi pagi sebelum subuh dipercaya terlihat lebih cerah, lebih bersemangat dan ceria.
4. Membantu meningkatkan sel darah putih
Mandi di pagi hari sebelum subuh juga dipercaya dapat membantu meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh sehingga imunitas tubuh dapat meningkat. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian di Inggris yang membuktikan bahwa mandi sebelum subuh memiliki manfaat yang luar biasa terutama dapat meningkatkan sel darah putih. Selain dapat membantu untuk membekukan darah, sel darah putih diperlukan oleh tubuh untuk melawan berbagai macam benda asing yang masuk ke dalam tubuh seperti bakteri dan virus.
5. Membantu menurunkan berat badan
Dalam tubuh manusia, terdapat dua macam lemak yaitu lemak putih dan lemak coklat. Lemak putih merupakan tumpukan kandungan kalori dari makanan yang berlebih sedangkan lemak coklat merupakan lemak yang berguna untuk menghangatkan tubuh ketika keadaan dingin. Mandi pagi sebelum subuh dengan air dingin dipercaya dapat membantu membakar lemak karena dinginnya air yang digunakan untuk mandi akan mendorong lemak coklat untuk memproduksi energy pembakaran yang dapat menghangatkan tubuh. Dengan kata lain, mandi pagi sebelum subuh dapat membantu dalam menurunkan berat badan.
6. Membuat tubuh lebih bugar
Dibandingkan dengan mandi pada biasanya, mandi pagi sebelum subuh dipercaya dapat membuat tubuh lebih bugar. Hal ini dikarenakan air dingin yang kita gunakan untuk mandi sebelum subuh dapat membangkitkan saraf-saraf dalam tubuh kita. Selain itu, makin pagi air yang kita gunakan untuk mandi, terutama sebelum subuh, memiliki kandungan O3 yang lebih besar serta partikel alfa yang sangat besar. Kandungan O3 dan partikel alfa ini memiliki energy yang kuat dan khasiat yang berguna untuk tubuh, terutama menjadikan tubuh lebih segar dan bugar.
7. Membantu mengobati demam anak
Seorang ahli herbal bercerita bagaimana ia mengobati anaknya yang sedang demam dengan memandikannya pada saat sebelum subuh dengan air dingin sehingga tidak perlu menggunakan obat. Ia menjelaskan bahwa pertama-tama ia menyiramkan air pada kaki anaknya dan secara perlahan-lahan hingga ujung kepalanya. Meskipun demikian, hal ini bertentangan dengan pendapat banyak orang bahwa tidak boleh untuk mandi ketika demam melanda. Bagaimana? tertarik untuk mencoba?
8. Membantu memperlancar metabolism tubuh
Menurut dr. Midi Hariyani, layaknya membangunkan mesin yang tidak menyala, mandi pagi sebelum subuh dapat membangunkan tubuh yang sebelumnya terlelap dengan menaikkan suhu tubuh hingga mencapai kestabilan. Kemudian jantung pun terpacu untuk bangun, adrenalin meningkat, pembuluh darah pun menjadi lancar hingga ke aliran kulit. Sedangkan menurut Dr. dr. Aru W. Sudoyo MD, secara medis mandi pagi dapat merangsang sistem peredaran darh dan persarafan untuk menjadi lebih aktif.
9. Membantu meningkatkan kesuburan
Mandi air dingin di pagi hari sebelum subuh juga memiliki manfaat positif terhadap kesehatan reproduksi manusia. Air dingin yang digunakan untuk mandi pagi dapat membantu meningkatkan hormone testoteron pada pria dan hormone estrogen pada wanita. Bagi Anda yang berencana menambah keturunan, barangkali mandi pagi sebelum subuh dapat membantu karena dapat meningkatkan kesuburan dan gairan seksual.
10. Membantu meredakan depresi
Pada jaman dahulu para pejuang samurai di Jepang melakuka ritual mandi pagi dengan air dingin (misogi) untuk membersihkan jiwa agar pikiran menjadi lebih tenang dan dapat menjalani hari penuh dengan semangat. Terlepas dari itu, mandi pagi dengan air dingin sebelum subuh dipercaya dapat memberikan efek terapis agar tubuh menjadi lebih rileks dan pikiran tenang. Bayangkan saja, ketika sedang dalam keadaan suntuk, tegang maupun depresi, air dingin yang membasahi tubuh dapat memberikan efek segar dan kejernihannya dapat menenangkan jiwa. Selain itu mandi pagi dengan air dingin secara rutin juga dipercaya dapat membantu meningkatkan memori otak. 
11. Membantu menyehatkan rambut
Mandi pagi sebelum subuh juga dipercaya dapat membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan rambut. Hal ini dikarenakan air dingin yang digunakan untuk mandi dapat membantu memperkuat akar rambut sehingga rambut tidak mudah rontok dan kusam. Air dingin ini dapat menutupi kutikula rambut sehinga rambut terhindar dari kerontokan dan terlindungi dari kotoran-kotoran yang biasanya menempel pada kulit kepala.







Selasa, 15 Mei 2018

Khasiat
Jus Sirsak

MANFAAT dan Khasiat Jus Sirsak untuk KESEHATAN

     Jus sirsak merupakan sebuah minuman jus yang telah dibuat dari buah sirsak. Berbicara tentang buah sirsak sendiri merupakan sebuah buah yang memiliki banyak nutrisi bagi kesehatan tubuh. Bukan hanya itu saja, minuman ini juga sangatlah baik apabila di olah menjadi sebuah minuman, salah satuny merupakan jus. Fakta menariknya lagi dari buah ini memiliki banyak manfaat dibandingkan dengan mengkonsumsi buahnya dengan langsung.  Berbicara tentang rasa, jus sirsak ini memiliki tasa yang sangatlah nikmati. Bukan hanya itu saja, jus ini juga bisa memberikan khasiat dan manfaat yang bisa digunakan untuk mengobati dan juga mencegah penyakit yang tentunya bermanfaat untuk kesehatan. Jadi buah ini tidak berbeda dengan buah lainnya yang memiliki manfaat dan khasiat bagi kesehatan tubuh. Lalu apa saja manfaat dan khasiat dari jus sirsak ini ? berikut inilah informasinya.
Jus Sirsak, Manfaat Jus Sirsak, Khasiat Jus Sirsak1. Menangkal radikal bebas
Khasiat jus sirsak yang pertama ini bisa menangkal radikal bebas. Kandungan vitamin C yang tinggi di dalam buah ini sangatlah baik sekali bagi kesehatan, salah satunya untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan tubuh yang kebal nantinya bisa membantu anda dalam mencegah berbagai macam penyakit yang sangatlah berbahaya bagi kesehatan tubuh.
2. Melancarkan sistem pencernaan
Apabila anda merasakan hal yang tidak enak pada perut anda, bisa saja anda sedang mengalami gangguan pada sistem pencernaan. Jus sirsak ini merupakan sebuah minuman yang memiliki kandungan serat larut dan juga serat tak larut. Serat tersebut sangatlah baik sekali bagi kesehatan tubuh, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan serat yang ada di dalam tubuh anda yang tentunya berguna untuk melancarkan sistem metabolisme tubuh.

3. Mencegah osteoporosis

Kandungan kalium dan fosfor yang tinggi di dalam minuman ini sangatlah baik sekali bagi kesehatan tulang. Jus sirsak ini nantinya bisa membantu pembentukan tulang agar menjadi kuat dan bisa mengurangi penyakit tulang yang bisa menyebabkan osteoporosis.

4. Mencegah migrain

Jika anda memiliki masalah migrain, mengkonsumsi jus sirsak ini juga salah satu cara yang bisa anda lakukan. Kandungan senyawa riboflavin di dalam minuman ini sangatlah baik sekali untuk mencegah migrain yang bisa mengganggu anda dan aktivitas anda.
5Mencegah kanker
Kanker merupakan sebuah penyakit yang sangatlah mematikan. Jika penyakit ini tidak segera diatasi, maka bisa menyebar pada seluruh tubuh. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa mengkonsumsi jus sirsak yang memiliki kandungan zat fitokimia yang biasanya juga disebut dengan annonaceous acetogenin yang memiliki sifat anti kanker. Tentu kandungan ini bisa mencegah dan menjauhkan anda dari penyakit kanker.

6. Menyehatkan otak

Memiliki otak yang sehat dan cerdas merupakan sebuah impian bagi semua orang. Jus sirsak ini merupakan sebuah minuman yang telah mengandung kandungan folat. Kandungan ini telah dipercaya bisa menutrisi otak. Jadi, bagi anda yang ingin memiliki otak yang sehat, bisa untuk mengkonsumsi jus ini.

7. Meningkatkan kadar kolesterol baik

Jus sirsak ini juga sangatlah baik untuk anda konsumsi karena memiliki kandungan niacinyang. Kandungan tersebut telah dipercaya bisa meningkatkan kadar kolesterol darah dan kemudian bisa mencegah penumpukan kolesterol yang ada di dalam dinding pembuluh darah.

8. Mencegah anemia

Kandungan dari jus sirsak ini juga memiliki manfaat yang sangatlah baik bagi kesehatan anda. Jus ini memiliki kandungan zat besi yang telah dipercaya bisa membantu produksi sel darah merah menjadi lebih lancar. Tentu hal ini sangatlah baik sekali bagi kesehatan, karena bisa mencegah penyakit anemia.

9. Mencegah kram otot

Minuman ini juga bisa anda konsumsi untuk mencegah terjadinya kram pada otot. Kandungan kalium yang ada di dalam sirsak ini sangatlah bermanfaat sekali bagi anda. Kalium tersebut bisa berfungsi bagi anda untuk melakukan kontraksi otot dan bisa mencegah kram otot.

10. Sebagai sumber energi

Buah sirsak ini memiliki kandungan fruktosa yang berguna sebagai sumber energi. Jadi, jika anda ingin menambah energi, bisa untuk mengkonsumsi jus sirsak ini yang memiliki kandungan fruktosa yang merupakan sumber energi bagi tubuh.
Selain 10 manfaat dan khasiat jus sirsak untuk kesehatan, ada lagi 7 manfaat lainnya dari minuman ini yang perlu anda ketahui, Berikut ini manfaatnya:

7 Manfaat dan Khasiat Jus Sirsak Lainnya:

  1. Menyembuhkan penyakit liver
  2. Membunuh cacing parasit dalam tubuh
  3. Sebagai zat antibakteri
  4. Menjaga keseimbangan jaringan saraf tubuh
  5. Mengobati penyakit kandung empedu
  6. Membunuh cacing parasit dalam tubuh
  7. Sebagai zat antivirus


Diatas itulah 17 manfaat dan khasiat jus sirsak untuk kesehatan tubuh yang perlu anda ketahui. Semoga informasi tentang Khasiat minuman jus sirsak ini bermanfaat untuk menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam menjaga kesehatan anda dan dengan mengkonsumsi minuman yang sehat setiap harinya, serta pola hidup yang sehat akan lebih menguntungkan anda di masa depan nanti.